Proses pengambilan Kartu Tanda Penduduk Elektronik

Proses pengambilan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Palopo telah selesai, namun hingga kini,Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat belum membagikannya kepada masyarakat.

Kepala Disdukcapil Palopo Andi Rahmat mengakui, pihaknya belum membagikan e- KTP bagi seluruh masyarakat yang telah melakukan perekaman karena pencetakan belum rampung. “Tapi, kami menargetkan, awal Juli sudah dibagikan atau sebelum bulan suci Ramadhan,” katanya kepada SINDO di Palopo,kemarin.Saat ini,sebanyak 81.000 jiwa warga Palopo telah melakukan perekaman data e-KTP.

Dia menyebutkan, hingga kini baru 61.000 e-KTP yang sudah jadi dan masih mengalami kekurangan sebanyak 20.000 lembar.“Kami baru akan membagikan seluruh e-KTP kepada masyarakat, jika seluruhnya telah rampung dicetak.Totalnya mencapai 81.000 lebih,”katanya. Menurut dia, sebanyak 81.735 jiwa warga Palopo yang telah melakukan perekaman E-KTP, belum seluruhnya menyentuh warga KTP.

Jumlah warga wajib KTP di Palopo per Juni ini mencapai 95.565 jiwa, sehingga masih sekitar 8.000 warga yang belum melakukan perekaman e-KTP. “Kami masih melayani perekaman e-KTP secara gratis hingga Oktober 2012 mendatang. Bagi warga yang belum membuat e-KTP setelah Oktober, maka akan dibebani biaya,” ujarnya. Adapun biaya pembuatan setelah melewati Oktober nanti yakni mencapai Rp50.000, namun karena Pemkot Palopo menyubsidi Rp25.000 bagi masyarakat yang akan membuat e-KTP di luar program nasional perekaman e-KTP.

“Kami harapkan agar masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP agar melapor ke kantor kecamatan setempat, karena kuota warga wajib KTP di Palopo mencapai 95.565 jiwa dan ditargetkan selesai hingga Oktober,”paparnya. Sementara itu, sejumlah warga yang sudah melakukan perekaman data untuk proses kelengkapan pembuatan e- KTP mulai mempertanyakan pembagian e-KTP setelah melakukan perekaman sejak Desember 2011 lalu.

Mereka menilai kinerja Disdukcapil Palopo lamban dalam proses penyelesaian pembuatan E-KTP. Disdukcapil pernah menargetkan, proses perekaman data ditargetkan tuntas sebelum pertengahan April 2012. Bahkan diperkirakan awal Mei lalu, e-KTP sudah selesai dicetak dan dibagikan kepada masyarakat hingga akhir April 2012. “Tapi sampai sekarang ini, e- KTP belum dibagikan,” kata Hasriani,warga Jalan Benteng Raya,Kelurahan Benteng,Kota Palopo.

Abdul Muis, warga Balandai, Kecamatan Bara, malah meminta Disdukcapil membagikan e-KTP yang sudah selesai kepada pemiliknya sambil menunggu e-KTP yang masih dalam proses cetak di Jakarta.

“Sebaiknya yang sudah ada dibagikan kepada pemiliknya agar bisa dipergunakan. Sebab, e-KTP sangat dibutuhkan masyarakat dalam pengurusan berbagai keperluan administrasi, terutama untuk pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas atau RS,”kata PNS Palopo ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel